• Properti
  • Layanan
  • Reservasi lewat WhatsApp
    Panduan area

    Panduan Amed: terumbu karang, bangkai kapal, dan Gunung Agung

    Pesisir timur Bali yang lambat — snorkeling dari pantai, menyelam di USAT Liberty, dan Gerbang Surga di Lempuyang.

    Panduan Amed: terumbu karang, bangkai kapal, dan Gunung Agung

    Amed sebenarnya adalah deretan tujuh desa nelayan di pesisir timur laut Bali, membentang dari Jemeluk sampai Aas. Pantainya berpasir hitam vulkanik, lautnya biru jernih, dan di belakangnya Gunung Agung berdiri sebagai gunung tertinggi dan paling suci di Bali. Tidak ada mal dan beach club besar di sini, yang ada hanya terumbu karang, perahu jukung, dan sunrise yang luar biasa.

    Yang bisa dilakukan

    • Snorkeling di Teluk Jemeluk — karang dan ikan warna-warni bisa dicapai dengan berenang dari pantai, lebih jernih di pagi hari.
    • Menyelam di USAT Liberty, Tulamben — kapal kargo Amerika dari Perang Dunia II yang kini menjadi terumbu, salah satu wreck dive paling terkenal di dunia. Bisa juga dinikmati dengan snorkeling.
    • Pura Lempuyang, ‘Gates of Heaven’ — gerbang candi bentar dengan latar Gunung Agung. Berangkat subuh untuk menghindari antrean foto.
    • Taman Air Tirta Gangga — taman air kerajaan Karangasem dengan kolam dan batu pijakan, sekitar 45 menit.
    • Belajar freediving — Amed adalah pusat freediving Bali dengan sekolah bersertifikat di sepanjang pantai.
    Snorkeling bersama penyu
    Snorkeling bersama penyu

    Kuliner yang wajib dicoba

    • Ikan bakar tangkapan pagi — nelayan pulang sebelum jam 09.00, dan banyak warung membakar hasil tangkapan hari itu.
    • Sate lilit & lawar — masakan Bali timur yang lebih pedas dan harum.
    • Garam tradisional Amed — garam laut yang dijemur di atas pasir dengan cara turun-temurun, cocok untuk oleh-oleh.
    • Nasi campur Karangasem — porsi besar dengan sambal pedas khas pesisir timur.
    Jukung di pantai Amed
    Jukung di pantai Amed

    Seni & budaya

    • Garam tradisional Amed — petani garam menjemur air laut di atas pasir dan menyaringnya dengan cara turun-temurun. Kamu bisa ikut melihat prosesnya di pagi hari.
    • Desa Tenganan Pegringsingan — desa Bali Aga sekitar satu jam dari Amed, terkenal dengan kain tenun ikat ganda geringsing yang langka di dunia.
    • Taman Ujung & Tirta Gangga — taman air peninggalan Raja Karangasem yang memadukan arsitektur Bali dan Eropa.
    • Upacara di pura desa — Karangasem dikenal paling teguh menjaga adat; jika beruntung kamu akan bertemu odalan dengan gamelan dan penjor.

    Waktu terbaik & tips

    Laut paling tenang dan jernih di musim kemarau (April–November). ATM di Amed tidak banyak, jadi bawa uang tunai secukupnya. Jalan menuju Amed berkelok-kelok, sehingga perjalanan lebih nyaman dengan sopir berpengalaman, dan mampir ke Tirta Gangga bisa sekalian di jalan.

    Cara ke sana

    Amed sekitar 2,5–3 jam dari Bandara Ngurah Rai. Karena jaraknya, kami sarankan menginap minimal tiga malam.

    Amed

    Tempat menginap di Amed

    Villa modern dan kolam di lereng bukit Pemandangan laut & bukit
    Bunutan · 4 Kamar · Lereng Bukit

    Bukit Agung Residence

    Villa modern di lereng hijau Bunutan dengan ruang keluarga kaca dua lantai dan laut Amed di depannya.

    Mulai Rp 14.000.000 per malam Reservasi
    Rumah beratap alang-alang di antara palem Atap alang-alang
    Lipah · 2 Kamar · Kolam Taman

    Amed Coral House

    Rumah beratap alang-alang di lereng Lipah dengan kolam di taman dan laut biru di bawahnya.

    Mulai Rp 5.900.000 per malam Reservasi
    Villa putih di atas tebing menghadap laut Di atas tebing laut
    Jemeluk · 3 Kamar · Tebing Laut

    Villa Tirta Lempuyang

    Rumah putih bertingkat di tebing di atas Teluk Jemeluk — tangga turun ke laut dan terumbu karang di depan pintu.

    Mulai Rp 6.800.000 per malam Reservasi
    Semua villa di Amed
    Chat lewat WhatsApp