• Properti
  • Layanan
  • Reservasi lewat WhatsApp
    Panduan area

    Panduan Ubud: sawah, pura, dan jantung budaya Bali

    Campuhan Ridge saat subuh, mandi suci di Tirta Empul, sunrise di Batur, dan babi guling yang legendaris.

    Panduan Ubud: sawah, pura, dan jantung budaya Bali

    Ubud adalah tempat para pelukis, penari, dan pengrajin Bali berkumpul sejak awal abad ke-20, dan sampai sekarang masih menjadi pusat budaya pulau ini. Di sekelilingnya, lembah sungai Ayung dan Wos mengalir di antara hutan dan sawah berundak. Villa-villa di Sayan dan Kedewatan bertengger di tepi lembah ini, cukup dekat dengan pusat kota tetapi terasa jauh.

    Yang bisa dilakukan

    • Campuhan Ridge Walk saat subuh — jalur punggung bukit sepanjang sekitar 2 km di antara dua lembah. Pergilah sebelum jam 07.00 saat udara masih sejuk.
    • Sawah Tegallalang — sawah berundak dengan sistem irigasi subak yang diakui UNESCO, paling indah di pagi hari.
    • Mandi suci di Pura Tirta Empul — ritual melukat di kolam mata air suci. Sarung disediakan di lokasi.
    • Sunrise di Gunung Batur — trekking 2 jam dengan penjemputan sekitar jam 02.00, lalu matahari terbit di atas kaldera.
    • Tari Legong di Puri Ubud — pertunjukan tari tradisional hampir setiap malam di halaman istana.
    • Rafting Sungai Ayung — jeram kelas II–III melewati tebing berukir, cocok juga untuk keluarga.
    Gerbang Puri Ubud
    Gerbang Puri Ubud

    Kuliner yang wajib dicoba

    • Babi guling Ibu Oka — salah satu babi guling paling terkenal di Bali, dekat Puri Ubud. Datanglah sebelum jam 13.00.
    • Bebek goreng & bebek betutu — bebek renyah khas Ubud atau versi betutu yang dimasak berjam-jam dengan bumbu.
    • Kelas memasak Bali — belanja ke pasar pagi, lalu memasak base genep, sate lilit, dan lawar.
    • Kafe sehat & raw food — Ubud adalah tempat lahirnya tren makanan sehat di Bali.
    Bebek goreng khas Ubud
    Bebek goreng khas Ubud

    Seni & budaya

    • Tari di Puri Ubud — Legong, Barong, dan Kecak dipentaskan hampir setiap malam di halaman istana dan bale banjar sekitar Ubud.
    • Museum seni — Museum Puri Lukisan, Neka, dan ARMA menyimpan lukisan gaya Ubud dan Batuan serta karya pelukis asing yang pernah tinggal di sini.
    • Desa pengrajin — Mas untuk ukiran kayu, Celuk untuk perak, dan Batuan untuk lukisan tradisional — kunjungi bengkelnya, bukan hanya tokonya.
    • Kelas gamelan & sesajen — banyak keluarga Ubud membuka kelas membuat canang atau memainkan gamelan untuk tamu.

    Waktu terbaik & tips

    Musim kemarau (April–Oktober) paling nyaman untuk trekking. Musim hujan membuat sawah paling hijau, tetapi sore hari sering hujan. Pusat Ubud macet di siang hari, jadi kunjungi tempat populer di pagi hari. Saat masuk pura, pakai pakaian yang menutup bahu dan lutut.

    Cara ke sana

    Ubud sekitar 1–1,5 jam dari Bandara Ngurah Rai. Dari Canggu atau Jimbaran, perjalanannya sekitar 1–1,5 jam.

    Ubud

    Tempat menginap di Ubud

    Rumah kayu dan batu dari halaman Kayu & batu
    Payangan · 3 Kamar · Tepi Hutan

    Villa Wana Payangan

    Rumah kayu dan batu dua lantai di tepi hutan Payangan, dua puluh menit di utara Ubud.

    Mulai Rp 10.500.000 per malam Reservasi
    Courtyard dengan patung batu dan rumah kayu Ukiran Bali asli
    Sayan · 3 Kamar · Rumah Ukir

    Puri Sayan Ubud

    Rumah kayu berukir gaya puri Bali dengan courtyard berpatung dan kolam di tepi lembah hijau Sayan.

    Mulai Rp 11.000.000 per malam Reservasi
    Jalan setapak menuju paviliun villa di tengah hutan Shala yoga privat
    Sayan · 3 Paviliun · Hutan Ayung

    Ayung Jungle Retreat

    Tiga paviliun kayu di hutan Sayan dengan shala yoga privat — untuk retreat yang benar-benar tenang.

    Mulai Rp 9.800.000 per malam Reservasi
    Semua villa di Ubud
    Chat lewat WhatsApp